Langkah Taktis Menerawang Sisi Tanda Air
Trik paling sederhana untuk menguji keaslian uang kertas ini adalah dengan menggunakan teknik menerawang manual ke arah cahaya. Ketika Anda menghadapkan lembaran uang ke lampu atau sinar matahari, potret Sultan Hasanuddin akan muncul di area kosong sebelah kanan potret utama. Tanda air yang asli buatan Perum Peruri tidak tercetak menggunakan tinta biasa di atas permukaan kertas.
Fitur ini menyatu di dalam serat kertas kapas khusus melalui perubahan ketebalan struktur serat saat proses produksi massal. Gambar tiruan pada uang palsu biasanya hanya berupa cetakan sablon luar yang kasar. Cetakan sablon palsu tersebut akan tetap terlihat jelas meskipun Anda tidak menerawangkan uang ke arah datangnya cahaya. Sebaliknya, tanda air yang asli akan tersembunyi jika Anda meletakkannya di atas meja datar.
Memeriksa Detail Gradasi dan Dimensi Gambar
Perhatikan juga detail gradasi gelap dan terang pada wajah Sultan Hasanuddin saat Anda terawang. Tanda air yang otentik memiliki efek tiga dimensi dengan transisi bayangan yang sangat halus dan rapi. Bagian penutup kepala khas Sulawesi Selatan milik sang pahlawan menampilkan detail anyaman garis yang presisi. Pemalsu uang suvenir umumnya gagal meniru tingkat kedalaman dimensi dari teknologi cetak pabrikan bank sentral ini.
Selain menerawang, Anda dapat memadukan pengecekan ini dengan meraba tekstur cetakan potret utama Raja Sisingamangaraja XII. Sisi depan asli menggunakan teknik cetak intaglio yang menghasilkan sensasi timbul dan kasar saat disentuh[. Kombinasi antara tanda air tersembunyi yang halus dengan cetakan muka yang kasar menjadi bukti otentisitas paling kuat. Selalu pastikan Anda memeriksa kedua elemen krusial ini sebelum memutuskan untuk membeli uang kuno dari era Orde Baru tersebut.












