Koeno.Id – Pasar numismatik Indonesia kembali melahirkan transaksi yang sangat mengejutkan para kolektor. Sebuah uang kertas kuno era awal kemerdekaan berhasil mencetak angka penjualan fantastis lewat sistem lelang online terbuka.
Setelah melewati persaingan sengit, kolektor bernama Komang Juno memenangkan perburuan aset premium tersebut. Pemenang sah menebus uang kertas kuno ini dengan penawaran final sebesar Rp25.500.000. Angka penutupan ini melonjak drastis dari nilai pembukaan awal yang berada pada nominal Rp1.000.000.
Kondisi Istimewa Berkat Sertifikasi Internasional “PMG 64 Choice Uncirculated”
Fisik uang kertas yang sangat prima menjadi pendorong utama meroketnya harga item numismatik ini. Lembaga pemeringkat uang kertas independen dunia, PMG (Paper Money Guaranty), telah menguji keaslian uang kertas ini. Uang kertas kuno tersebut sukses mengantongi grade tinggi yaitu 64 Choice Uncirculated.
Uang kertas bermata uang Baru dengan variasi warna biru (Blue) ini memiliki varian tanda tangan merah (Red Signature). Kertas orisinal menyimpan detail tulisan “SEPULUH SEN BARU” yang tercetak sangat tajam serta bersih pada sisi muka. Walaupun memiliki catatan kecil berupa lubang jarum (Pinhole), nilai tinggi koin kertas ini tetap terjaga baik.
Pelelang juga menyertakan tagar khusus “#4rdtopskor” untuk menegaskan tingkat kelangkaan populasi barang di pasar global. Data resmi dari situs katalog menunjukkan kuantitas lembaran sejenis dengan grade 64 hanya berjumlah 3 lembar saja di dunia. Kelangkaan ekstrem inilah yang membuat para pemburu uang lama rela membayar mahal.
Detail Spesifikasi Produk & Hasil Lelang Lot 75:
- Nama Resmi Koleksi: Indonesia, Republik Indonesia 10 New Cents – Blue (Oriba).
- Tahun Emisi Cetakan: Tahun 1949 dengan variasi Red Signature.
- Nomor Kode Katalog: Pick# 35Ba.
- Peringkat Kualitas Fisik: PMG 64 Choice Uncirculated (Catatan: Pinhole).
- Desain Bagian Depan: Teks nominal besar “SEPULUH SEN BARU” dengan bingkai ornamen khas era Oriba.
- Desain Bagian Belakang: Teks undang-undang negara mengenai pemalsuan yang dikelilingi dekorasi sulur bunga.
- Harga Penawaran Awal: IDR 1.000.000.
- Harga Akhir Transaksi: IDR 25.500.000 tunai.
- Pemenang Lelang Sah: Akun Facebook bernama Komang Juno.
Kompetisi Sengit Menjelang Detik-Detik Penutupan Lot
Dinamika tawar-menawar berjalan sangat panas ketika waktu lelang mendekati batas akhir pada pukul 21.02 WIB. Beberapa kolektor besar sempat melayangkan penawaran tinggi seperti akun Agus Setiawan senilai Rp23.500.000. Akun Gino Chen kemudian menimpali dengan kelipatan bid wajib senilai Rp25.000.000.
Akun bernama Komang Juno akhirnya memecah situasi lewat penawaran pamungkas di angka Rp25.500.000. Dominasi penuh berhasil ia kunci hingga detik-detik krusial penutupan.
Pelelang segera melakukan panggilan hitungan sah sebanyak tiga kali berturut-turut sesuai regulasi terbuka. Seruan frasa “last call” menandai berakhirnya kesempatan bagi peserta lain untuk menumpuk penawaran baru. Sesi lelang Lot 75 resmi ditutup setelah tidak ada akun lain yang merespons hitungan ketiga tersebut.
Investasi Aset Historis Yang Menjanjikan
Uang kuno seri Oriba terbukti menjadi instrumen investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan. Wadah pelindung mika keras dari PMG menjamin fisik uang terhindar dari kerusakan debu. Kehadiran kode batang unik pada label sertifikasi mempermudah proses pelacakan keaslian aset secara global.
Tren pasar menunjukkan harga uang kertas kuno ber-grade tinggi selalu naik secara signifikan setiap tahun. Transaksi ini menjadi bukti nyata bahwa hobi numismatik mampu menghasilkan keuntungan finansial yang besar. Kolektor disarankan untuk selalu mengutamakan kepemilikan item tergradasi demi menjaga nilai likuiditas aset di masa depan.












