Koeno.Id – Pasar uang kuno (numismatik) di Indonesia kembali menunjukkan gairahnya dengan mencatatkan transaksi yang memikat bagi para kolektor barang bersejarah. Melalui gelaran lelang terbuka secara online yang diselenggarakan oleh akun Facebook kolektor senior, Ing Tju, selembar uang kertas historis jenis ORI (Oeang Republik Indonesia) pecahan 250 Rupiah Emisi 1947 sukses mendapatkan pemilik barunya setelah persaingan yang cukup sengit.
Kualitas Terjamin Internasional Lewat Grade “PMG 35 Choice Very Fine”
Salah satu faktor pemikat utama yang membuat para kolektor tidak ragu untuk merogoh kocek lebih dalam adalah jaminan keaslian serta kualitas fisik uang kertas kuno ini. Spesimen langka tersebut telah tersertifikasi secara internasional oleh lembaga penilai uang kertas independen terkemuka di dunia, yaitu PMG (Paper Money Guaranty).
Uang kertas bermata uang Republik Indonesia dengan kode katalog Pick# 30a ini sukses mengantongi grade 35 Choice Very Fine dengan nomor seri registrasi cetak 021393 AE. Dalam dunia numismatik, kondisi Choice Very Fine 35 menandakan bahwa uang kuno tersebut masih memiliki detail cetakan yang tajam, komponen kertas yang masih kuat, serta bebas dari kerusakan struktural yang parah meski telah berusia hampir delapan dekade sejak masa awal kemerdekaan Indonesia.
Spesifikasi Fisik & Detail Hasil Lelang Lot 64:
- Nama Koleksi: Oeang Republik Indonesia (ORI) 250 Rupiah Tahun 1947
- Tahun Emisi/Cetak: Yogyakarta, 26 Djuli 1947
- Nomor Seri Uang: 021393 AE
- Desain Muka (Obverse): Menampilkan potret resmi Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, di dalam lingkaran sebelah kiri, serta gambar ilustrasi aktivitas pertanian di sisi kanan.
- Desain Belakang (Reverse): Ornamen batik khas nusantara berlatar geometris yang dilengkapi teks peringatan undang-undang mengenai pemalsuan uang negara.
- Lembaga Sertifikasi: PMG (Paper Money Guaranty)
- Grade / Peringkat Kualitas: 35 Choice Very Fine
- Harga Awal (Opening Bid): IDR 100.000
- Harga Akhir (Final Bid): IDR 3.600.000
- Pemenang Lelang Sah: Akun A’ntep Alyas Oiw
Persaingan Sengit Menjelang Detik-Detik Akhir
Dinamika tawar-menawar (bidding) di kolom komentar Facebook berjalan begitu kompetitif. Setelah beberapa kolektor menaikkan penawaran awal, persaingan ketat berfokus pada dua kolektor aktif, yakni akun Daman Huri Daman dan A’ntep Alyas Oiw.
Akun A’ntep Alyas Oiw sempat melayangkan tawaran di angka Rp3,3 juta, yang kemudian langsung ditimpali oleh Daman Huri Daman sebesar Rp3,4 juta. Mengingat lelang ini menggunakan hitungan mundur yang ketat, akun A’ntep Alyas Oiw kembali masuk dengan penawaran pamungkas sebesar Rp3,6 juta tepat sebelum waktu habis.
Setelah hitungan sah terakhir selesai tanpa ada lawan baru yang masuk, akun Ing Tju menyatakan lelang tamat dan mengumumkan secara resmi kemenangan bagi A’ntep Alyas Oiw. Transaksi ini membuktikan bahwa uang jenis ORI tahun 1947 dalam kondisi tergradasi murni masih menjadi primadona investasi jangka panjang yang bernilai tinggi bagi komunitas numismatik tanah air.












